Pukul Satu Pagi
Pukul satu pagi Aku masih terjaga Entah menunggu apa Namun, bukankah hidup memang selalu tentang menunggu? Menunggu takdir berganti Sembari menunggu mati Hari ini aku merasa aneh Aku bahkan tidak bisa merasa menjadi bagian dari hidupku sendiri Semakin aku merasa hidup ini memang begitu fana Apa kau pernah berfikir? Bagaimana jadinya jika kau tidak lahir ke bumi? Mungkin, keluargamu hanya akan punya satu anak perempuan dalam keluarga Dihitung dua dengan ibumu Mungkin, akan ada banyak hal yang berubah Bahkan, bisa jadi, seluruh alur cerita Hari ini, aku, dalam dua puluh tiga lebih delapan Atau dua puluh empat kurang tiga Aku selalu bersyukur Atau lebih tepatnya berusaha untuk selalu mensyukuri hidup Apa yang datang Apa yang pergi Apa yang dapat Apa yang hilang Aku percaya, Allah punya jawaban untuk semuanya Yang mungkin belum perlu untuk diketahui sekarang Atau mungkin memang tidak perlu Pukul satu pagi Belum ada yang membuat mataku berhenti Dan detik ini, ...