Mindfulness
Coba deh sesekali lo maknai dengan lebih detail apa yang sedang lo lakuin sekarang. Hal apapun itu. Misalkan, lo lagi makan, coba lo rasakan gimana sensasi ngunyah makanan, nikmatin aja prosesnya, setiap bulir nasi yang masuk ke dalam mulut, setiap tegukan air yang lo minum, setiap lapar yang berganti kenyang tatkala semua produk konsumtif tersebut sudah mulai melewati kerongkongan, hati, lambung dan seterusnya sampai disimpan untuk beberapa jam kedepan sebelum nanti dikeluarkan kembali menjadi residu-hasil pencernaan dan penyerapan sari makanan yang kita makan.
Atau, misalkan, pas lo lagi mandi, coba lo nikmati setiap proses pembersihan diri lo dalam lima sampai sepuluh menit itu. Setiap air yang lo alirin dari kepala sampai ujung kaki, setiap gelembung-gelembung sabun yang terbentuk dari tegangan permukaan dimana gaya tarik tersebut akan menarik molekul-molekul air pembentuk sabun, setiap gesekan dari perpaduan pasta dan sikat gigi yang lazimnya memiliki sensasi yang menyegarkan di mulut.
Pokoknya hal-hal basic kaya gitu.
Atau, misalkan, pas lo lagi mandi, coba lo nikmati setiap proses pembersihan diri lo dalam lima sampai sepuluh menit itu. Setiap air yang lo alirin dari kepala sampai ujung kaki, setiap gelembung-gelembung sabun yang terbentuk dari tegangan permukaan dimana gaya tarik tersebut akan menarik molekul-molekul air pembentuk sabun, setiap gesekan dari perpaduan pasta dan sikat gigi yang lazimnya memiliki sensasi yang menyegarkan di mulut.
Pokoknya hal-hal basic kaya gitu.
Sampai akhirnya lo sadar...
Kayanya kita terlalu disibukkan untuk mengejar hal-hal atau mungkin angan-angan yang besar sehingga melupakan nikmat-nikmat kecil yang setiap hari bisa kita dapatkan--effortless. Sehingga kita selalu terburu-buru untuk melompat ke fase berikutnya dalam hidup--yang harusnya perlu waktu untuk dilewati. Hal itu yang akhirnya membuat kita tidak benar-benar menikmati apa yang kita jalani sekarang.
Pas masih kecil, pada pengen jadi dewasa. Pas udah dewasa, malah pengen jadi anak kecil lagi.
Pas nganggur pengen kerja. Pas udah kerja, malah pengen libur biar bisa nganggur di rumah.
Pas lagi punya banyak waktu luang, ngeluh. Pas dikasi kesibukan, juga ngeluh.
Dikasi panas ngeluh, dikasi hujan juga ngeluh.
Sampai akhirnya kita ngga punya waktu untuk menikmati masa sekarang, untuk mensyukuri nikmat yang kita punya, karena terlalu sibuk memikirkan kemungkinan-kemungkinan yang tidak terjadi sekarang.
Kenapa kita tidak fokus saja dengan hari ini? Menikmati apapun yang sedang kita jalani dengan sungguh-sungguh. Sehingga kita tidak punya waktu untuk memikirkan andai-andai yang lain.
Begitupun dengan ibadah. Jika kita bisa melakukannya sekarang, kenapa harus menunggu nanti-nanti? Apa yang akan menjamin jantung kita akan terus memompa darah hingga esok hari?
Hmmmmmm
Kayanya kita terlalu disibukkan untuk mengejar hal-hal atau mungkin angan-angan yang besar sehingga melupakan nikmat-nikmat kecil yang setiap hari bisa kita dapatkan--effortless. Sehingga kita selalu terburu-buru untuk melompat ke fase berikutnya dalam hidup--yang harusnya perlu waktu untuk dilewati. Hal itu yang akhirnya membuat kita tidak benar-benar menikmati apa yang kita jalani sekarang.
Pas masih kecil, pada pengen jadi dewasa. Pas udah dewasa, malah pengen jadi anak kecil lagi.
Pas nganggur pengen kerja. Pas udah kerja, malah pengen libur biar bisa nganggur di rumah.
Pas lagi punya banyak waktu luang, ngeluh. Pas dikasi kesibukan, juga ngeluh.
Dikasi panas ngeluh, dikasi hujan juga ngeluh.
Sampai akhirnya kita ngga punya waktu untuk menikmati masa sekarang, untuk mensyukuri nikmat yang kita punya, karena terlalu sibuk memikirkan kemungkinan-kemungkinan yang tidak terjadi sekarang.
Kenapa kita tidak fokus saja dengan hari ini? Menikmati apapun yang sedang kita jalani dengan sungguh-sungguh. Sehingga kita tidak punya waktu untuk memikirkan andai-andai yang lain.
Begitupun dengan ibadah. Jika kita bisa melakukannya sekarang, kenapa harus menunggu nanti-nanti? Apa yang akan menjamin jantung kita akan terus memompa darah hingga esok hari?
Hmmmmmm
Comments
Post a Comment