Posts

Showing posts from 2020

Kontemplasi Akhir Tahun

Hari ini menjadi penutup tahun yang sepertinya menjadi tahun terberat bagi sebagian besar umat manusia. Tetapi kali ini kita tidak akan membahas hal itu. Karena, yaa buat apa? Kontemplasi akhir tahun bukan untuk meratapi hal yang sudah terjadi, bukan? Melainkan untuk evaluasi. Seiring dengan perubahan dari masa ke masa, manusia juga ikut berubah.  Dulu saya lebih suka tahu dari pada tempe. Tapi sekarang, saya malah sukaa banget sama tempe. Dulu saya paling ngga suka bawa banyak barang kemana-mana. Tapi sekarang, liat isi tas saya, mulai dari tissue , sanitizer , pulpen warna-warni, desinfektan, peralatan makan, plester, freshcare, masker cadangan, segala macem, mungkin kalo wc portable bisa saya bawa, saya bawa dah . Dulu saya ngga suka warna kuning, banget. Tapi sekarang, apa² kalo bisa beli yang warnanya kuning. Dulu saya lebih suka minuman dingin. Tapi sekarang, kalo nongkrong pasti pesen minuman yang  hot  terus.  Engga ada yang bener-bener bisa mastiin ke depann...

Kebetulan

Lo percaya gak sama kebetulan? Gue sih engga. Tadi sarung gagang kacamata gue ilang. Gue udah rogoh tas gue ampe ke dalem-dalem tapi tetep aja ngga ketemu. Jadi gue lupain aja tuh sarung. Gue mikirnya mungkin di rumah. Atau kalo emang ngga ada ya udah jatahnya ilang. Lagian kalo masi rejeki pasti dapet lagi. Dan satu jam kemudian, ketika gue sedang asik-asiknya nyemilin Maitos diskonan, eh chips nya jatoh ke bawah meja. Gue ambil dong. Dan ternyata sarung gagang kacamata gue ada di situ tergelatak dengan manjanya di bawah meja kerja. Entah sejak kapan dia bertengger di situ. Tapi yang pasti kejadian kecil ini cukup memberi pelajaran bagi gue yang hari ini kekurangan motivasi bahkan untuk berkehidupan. Ternyata, kalau memang kita ikhlas terhadap sesuatu setelah sebelumnya berikhtiyar semampu yang kita bisa, kalau memang hal tersebut ditakdirkan untuk kita ya akan tetap menjadi milik kita. " What's meant for you will find you even if you feel like it has already passed you. ...

Beda

Hai. Hari ini adalah hari ke-tiga belas di bulan ke-sembilan pada tahun yang amat sangat di luar batas nalar. Gue tiba-tiba keinget kejadian pas gue masih sekolah dulu. Waktu itu, angkatan gue lagi nyelenggarain ekskul selama sepekan di lapangan yang agak jauh dari sekolah sehingga mengharuskan kita untuk naik bis bareng-bareng ke sana. Singkat cerita, hari itu adalah hari terakhir ekskul semester ini, sekaligus ekskul terakhir buat angkatan gue untuk bisa hura-hura karena semester depan kita sudah dihadapkan dengan kewajiban yang membabi buta. Nah, di pikiran gue saat itu adalah, "wah gue harus puas-puasin main nih, kapan lagi yekan. muda cuman sekali ini." cae la. Tapi, kemudian gue menemukan suatu pemandangan yang pada saat itu gue rasa aneh. Ceritanya ada nih satu orang temen gue yang memang kesitu cuman duduk nontonin kita sambil baca novel. Di saat baju kita penuh lumpur, noda dan dosa, baju temen gue satu ini tuh masih putih bersih tanpa noda. Sesaat gue membatin, ...

Hypocrite

Semakin dewasa, aku merasa semua hal memang baiknya disimpan sendiri. Sedihkah itu, senangkah itu. Karena tidak semua orang mampu berempati atas apa yang kita rasakan. Ketika sedih, tidak semua orang akan ikut bersedih bersama kita. Bisa jadi kesedihan itu justru kebahagiaan mereka. Ketika bahagia, tidak semua orang akan ikut bahagia bersama kita. Bisa jadi kebahagiaan itu justru kesedihan mereka. Because everybody is a hypocrite, right?

23 Juni 2020

Hai. Aku lagi. Hari ini 23 Juni 2020. Aku penasaran. Entah bagaimana cara kita hidup hanya dengan melakukan hal yang sama setiap harinya. Jika benar-benar dipikirkan, hal ini sangatlah membosankan. Namun, disini lah kita. Melakukan hal-hal yang sama berulang kali, setiap hari, hanya untuk bertahan hidup.

15 Juni 2020

Hari ini, 15 Juni 2020. Tidak ada yang terlalu menarik untuk diceritakan hari ini. Ah, rasanya aku ingin pergi jauh ke suatu tempat yang tak berpenghuni, hanya untuk sekadar menenangkan diri. Kadang aku penasaran, bagaimana sepasang suami istri tetap mempunyai ruang pribadi bagi masing-masing mereka. Atau bahkan sebenarnya tak lagi punya? Kurasa akan sangat berat bagi orang-orang sepertiku untuk merelakan segalanya tanpa sekat. Kadang aku khawatir, aku terlampau mencintai diriku sendiri. Ah iya, aku melupakan target bacaan buku ku. Harusnya sudah kuselesaikan dari jauh-jauh hari. Rasa malas ini ya Tuhaan

Kehilangan

Jika diberi pilihan, apa yang akan kau pilih? Memiliki lebih dulu lalu kehilangan, atau tidak memiliki sama sekali? Hai. Hari ini 14 Juni 2020. 2 bulan lewat 4 hari sejak unggahan terakhirku. Ada banyak yang lahir, banyak pula yang berakhir. Dan akan terus begitu. Satu hal yang paling aku takuti di dunia ini, adalah kehilangan. Rasanya kita tidak akan pernah siap dengan kata itu. Selama apa pun kita bersiap untuk menghadapinya. Kehilangan seperti selalu punya cara sendiri untuk membuat kita terluka. Ketika sesuatu hilang dari sisi kita, perasaan sedih yang timbul sejatinya bukan karena hilangnya hal yang menjadi objek, tetapi perasaan memiliki yang kita biarkan tumbuh saban hari. Mirip-miriplah dengan ungkapan, " yang membuat kamu kecewa itu adalah ekspektasi kamu sendiri " Kenapa kita bisa tenang mendengar ada tiga motor hilang di parkiran mal yang sedang kita kunjungi? Karena bukan milik kita. Karena kita tidak merasa memiliki. Kita merasa memiliki pekerjaan,...

3/366

3 Januari 2020 Hai.  Lama tidak bertukar kabar. Apa kabar?