Posts

Showing posts from November, 2014

Feedback

Azan isya selesai berkumandang.  Enta kenapa selalu ada rasa haru tersendiri setiap selesai mendengar alunan indah itu. Btw, saya ingin cerita sedikit.  Tadi siang saya mengantar Ayah saya ke bandara untuk kembali ke Aceh setelah menjalani sekitar 4 hari perjalanan tugasnya disini. Kau bisa bayangkan rasanya kan, tidak perlu lah aku mendeskripsikan  feel nya lagi. Di satu sisi saya merasa sedikit tertekan dengan keadaan itu, jauh dari keluarga, melihat teman-teman yang setiap akhir pekan selalu bersemangat untuk kembali kerumahnya masing masing, bertemu dengan keluarga, menghabiskan waktu selama mungkin sehingga kebanyakan dari mereka memilih untuk balik pada hari di mana kuliah berlangsung tepatnya satu jam sebelum proses belajar dimulai. Di sisi lain, saya akui bahwa ini merupakan pilihan saya sendiri untuk hidup jauh dari lingkungan yang telah membesarkan saya hingga sewujud ini. Tujuannya? Ya saya hanya ingin "merantau", karena menurut saya pasti banyak...

Rabu Siang

Masih terjebak disini. Satu hal yang selalu saya ingin tahu dari orang lain adalah bagaimana pandangan mereka tentang diri saya. Karena jujur saya sendiri terkadang mempunyai pandangan yang berbeda terhadap orang lain dalam pikiran saya dibandingkan dengan apa yang terlihat di lapangan. Masih dengan satu alasan, menghargai perasaan orang lain.  Pernah mempunyai masalah dengan hal ini? Saya pribadi termasuk orang yang paling ribet dalam urusan hal seperti ini karena saya adalah orang yang terkadang tidak enakan. Hal ini yang menjadikan saya kelihatan seperti tertindas. Sebenarnya agak sedikit berlebihan. Tapi entah mengapa saya merasa demikian. Sering kali saya memiliki masalah dalam penyampaian maksud kepada orang lain, karena saya takut hal tersebut akan menyinggung perasaan mereka. Walaupun saya tidak merasakan feedback  yang sama dari mereka. Ya, mereka terkadang melakukan hal yang saya anggap tidak enak  itu dengan biasa. Sampai sekarang. Baik, kenap...

Kultum Rabu Pagi

Pagi yang tadinya cerah sekarang agak sedikit mendung. Saya mendapati diri saya masih terkapar di tempat tidur dengan segala pikiran-pikiran yang melayang di otak.  Hari ini 26 November 2014, tentu saja ada milyaran orang yang berulangtahun di hari ini, iya tentu, selamat kepada kalian orang-orang terpilih yang  sudah melewati masa-masa hidup kalian sampai saat ini, entah itu sudah berjalan 1 hari, 1 bulan, 1 tahun, 1 dekade, setengah abad, dan beberapa satuan angka dalam konteks umur lainnya yang lazimnya tidak lebih dari seperlima millenium. Tentu setiap orang memiliki perspektif sendiri terhadap hidupnya sejauh ini. Bagi yang menikmatinya, pasti dalam anggapan mereka, ya hidup itu indah. Bagi yang tidak menikmatinya, ya sebaliknya. Sebenarnya pada hakikatnya hidup itu adalah tentang seberapa jauh kita mengenal dan menghamba kepada Tuhan Yang Maha Esa, Sang Pencipta. Walaupun ya, sekali lagi, perspektif orang tentu berbeda-beda, bahkan terhadap konsep hakikat hidup ya...

Cara Meminum Kopi Terbalik

Image
Rasanya belum lengkap, belum afdhol, belum  sempurna, dan belum-belum lainnya deh kalo kalian pergi ke Kota Meulaboh (Aceh Barat) tapi pulang tanpa mencicipi salah satu inovasi baru dalam menyeruput kopi yang disajikan only in  kota di ujung Sumatera ini. This is it , kopi terbalik! Ya, kopi terbalik bukan hanya kiasan untuk menarik perhatian saja seperti produk kuliner lain such as ayam tangkap, ayam kejar, ayam kelindes truk, ayam gentayangan, dan apa dah yang lainnya-sampe gue bingung mau makan itu ayam atau engga kalo emang kenyataannya ayamnya hasil kejaran, tangkapan, lindasan, ah udahlah-tapi memang kopi ini disajikan secara terbalik. Dan satu hal yang paling penting disini, GREGET yang kalian dapat itu pasti beda dari sekedar menyeruput kopi biasa, karena kopi terbalik ini mempunyai cara sendiri dalam menikmatinya. Dan trust me , untuk beginner kayak gue, pas pertama nyobain kopi nya sesuai prosedur penyeruputan, dan berhasil, itu bener-bener kebanggaan dan kebahagiaa...