Feedback

Azan isya selesai berkumandang. 
Enta kenapa selalu ada rasa haru tersendiri setiap selesai mendengar alunan indah itu.

Btw, saya ingin cerita sedikit. 
Tadi siang saya mengantar Ayah saya ke bandara untuk kembali ke Aceh setelah menjalani sekitar 4 hari perjalanan tugasnya disini. Kau bisa bayangkan rasanya kan, tidak perlu lah aku mendeskripsikan feelnya lagi.

Di satu sisi saya merasa sedikit tertekan dengan keadaan itu, jauh dari keluarga, melihat teman-teman yang setiap akhir pekan selalu bersemangat untuk kembali kerumahnya masing masing, bertemu dengan keluarga, menghabiskan waktu selama mungkin sehingga kebanyakan dari mereka memilih untuk balik pada hari di mana kuliah berlangsung tepatnya satu jam sebelum proses belajar dimulai.

Di sisi lain, saya akui bahwa ini merupakan pilihan saya sendiri untuk hidup jauh dari lingkungan yang telah membesarkan saya hingga sewujud ini.

Tujuannya? Ya saya hanya ingin "merantau", karena menurut saya pasti banyak yang akan saya dapatkan dari satu kata itu. Tapi pada kenyataannya juga pasti banyak hal yang akan saya korbankan. Salah satunya ya itu, waktu. Waktu untuk berkumpul bersama keluarga,  teman, sahabat, dll. Hal yang paling vital sebenarnya. Tapi ya sekali lagi, itu harga yang harus saya bayar. 
That's the price that I've to pay for something I wanna be.

Yah you know lah, if you want to be great, you have to pay the price kan?
Setiap yang kita lakukan itu mempunyai umpan balik bagi diri kita sendiri. Nah, kalau kita melakukan hal yang biasa-biasa saja tentu kita tau konsekuensinya bahwa kita juga akan mendapatkan hasil yang biasa-biasa saja. It's all about hukum sebab akibat guys

It's all about, "God: I'll pay you back."

Karena setiap apa yang kita lakukan, setiap apa yang kita berikan, setiap apa yang pernah hilang, pada  hakikatnya akan kembali ke kita, walaupun terkadang in different ways.

Comments

Popular posts from this blog

Acc

Doa

Pulang ngantor