Posts

Showing posts from June, 2020

Hypocrite

Semakin dewasa, aku merasa semua hal memang baiknya disimpan sendiri. Sedihkah itu, senangkah itu. Karena tidak semua orang mampu berempati atas apa yang kita rasakan. Ketika sedih, tidak semua orang akan ikut bersedih bersama kita. Bisa jadi kesedihan itu justru kebahagiaan mereka. Ketika bahagia, tidak semua orang akan ikut bahagia bersama kita. Bisa jadi kebahagiaan itu justru kesedihan mereka. Because everybody is a hypocrite, right?

23 Juni 2020

Hai. Aku lagi. Hari ini 23 Juni 2020. Aku penasaran. Entah bagaimana cara kita hidup hanya dengan melakukan hal yang sama setiap harinya. Jika benar-benar dipikirkan, hal ini sangatlah membosankan. Namun, disini lah kita. Melakukan hal-hal yang sama berulang kali, setiap hari, hanya untuk bertahan hidup.

15 Juni 2020

Hari ini, 15 Juni 2020. Tidak ada yang terlalu menarik untuk diceritakan hari ini. Ah, rasanya aku ingin pergi jauh ke suatu tempat yang tak berpenghuni, hanya untuk sekadar menenangkan diri. Kadang aku penasaran, bagaimana sepasang suami istri tetap mempunyai ruang pribadi bagi masing-masing mereka. Atau bahkan sebenarnya tak lagi punya? Kurasa akan sangat berat bagi orang-orang sepertiku untuk merelakan segalanya tanpa sekat. Kadang aku khawatir, aku terlampau mencintai diriku sendiri. Ah iya, aku melupakan target bacaan buku ku. Harusnya sudah kuselesaikan dari jauh-jauh hari. Rasa malas ini ya Tuhaan

Kehilangan

Jika diberi pilihan, apa yang akan kau pilih? Memiliki lebih dulu lalu kehilangan, atau tidak memiliki sama sekali? Hai. Hari ini 14 Juni 2020. 2 bulan lewat 4 hari sejak unggahan terakhirku. Ada banyak yang lahir, banyak pula yang berakhir. Dan akan terus begitu. Satu hal yang paling aku takuti di dunia ini, adalah kehilangan. Rasanya kita tidak akan pernah siap dengan kata itu. Selama apa pun kita bersiap untuk menghadapinya. Kehilangan seperti selalu punya cara sendiri untuk membuat kita terluka. Ketika sesuatu hilang dari sisi kita, perasaan sedih yang timbul sejatinya bukan karena hilangnya hal yang menjadi objek, tetapi perasaan memiliki yang kita biarkan tumbuh saban hari. Mirip-miriplah dengan ungkapan, " yang membuat kamu kecewa itu adalah ekspektasi kamu sendiri " Kenapa kita bisa tenang mendengar ada tiga motor hilang di parkiran mal yang sedang kita kunjungi? Karena bukan milik kita. Karena kita tidak merasa memiliki. Kita merasa memiliki pekerjaan,...