Merantau

Merantau itu,
Bukan sekedar berpindah tempat

Merantau itu,
Konsensus damai mu atas keadaan
Ketika kau tidak lagi bisa dengan mudahnya melihat senyum Ibu setiap hari
Ketika makanan yang kau makan pertama kali setiap pagi adalah bukan lagi masakan wanita yang telah memasaki jutaan makanan mu sejak engkau lahir
Ketika sendiri bukan lagi sebuah kata, tetapi teman
Ketika kau mencoba mencari-cari hal yang bisa kau lakukan untuk membunuh waktu, membunuh rasa rindu
Akan masakan Ibu setiap hari
Akan berita di televisi yang kau tonton bersama Ayah setiap pagi
Akan guyonan saudara-saudaramu yang walaupun receh tapi selalu bisa membuatmu tersenyum ketika sedih
Akan kehangatan rumah yang selalu menjadi candu yang membuat mu ingin kembali
Lagi

Merantau,
Lagi-lagi bukan sekedar kata berawalan m dan berakhiran u
Namun sebuah kesepakatan antara ingin dan rindu mu

Comments

Popular posts from this blog

Acc

Doa

Pulang ngantor