BEM: Badan Event Mahasiswa?

BEM atau Badan Eksekutif Mahasiswa adalah suatu lembaga eksekutif tertinggi dalam lingkungan kampus. Berbicara tentang fungsi BEM sendiri bisa dikatakan merupakan representasi dari apa yang disebut dengan lembaga eksekutif ibaratnya dalam kehidupan kenegaraan yang bertugas untuk melaksanakan apa saja yang sudah termaktub di dalam Undang-Undang atau dalam hal ini dapat disebut dengan Peraturan Fakultas. Menjadi jembatan penghubung antara mahasiswa dan lembaga yang bertanggung jawab langsung, dan yang menjadi perpanjangan lidah mahasiswa serta wadah aspirasi mahasiswa dalam kehidupan kampus.

Namun mengingat realita yang banyak terjadi saat ini, sangat disayangkan BEM kini secara tidak langsung beralih fungsi menjadi lembaga penyelenggara suatu acara atau Event Organizer (EO) yang pada hakikatnya menjadi sangat kontradiktif dengan apa yang menjadi fungsi dari organisasi mahasiswa yaitu sebagai alat perjuangan mahasiswa, rakyat. Bukan hanya sebagai sebuah kelengkapan struktur organisasi di sebuah universitas atau parahnya disalahgunakan sebagai alat show off atau peningkat popularitas oleh para senior terlebih saat masa Orientasi Pengenalan Kampus (OSPEK). Jika ditilik kembali perjuangan-perjuangan mahasiswa pada masa transisi orde lama ke orde baru, bisa ditemukan perbedaan yang sangat signifikan antara aplikasi atau penyelenggaraan Badan Eksekutif Mahasiswa dan organisasi- organisasi mahasiswa lainnya pada masa tersebut dengan masa sekarang. Maka dari itu diperlukan orang-orang yang memasuki ranah eksekutif ini bukan hanya untuk kepentingan-kepentingan lain, sehingga menyebabkan terjadinya perbedaan tujuan dalam tubuh organisasi, tetapi benar-benar bertujuan untuk melakukan pembenahan-pembenahan dan merubah Badan Eksekutif Mahasiswa itu sendiri menjadi lebih baik.

Disamping itu juga merubah stereotype yang beredar di masyarakat yaitu organisasi mahasiswa kampus saat ini adalah suatu organisasi yang fungsinya hanya sebagai penyelenggara suatu acara di dalam lingkungan kampus. Walaupun sebenarnya stereotype yang beredar tidak sepenuhnya salah karena memang BEM tidak hanya memiliki satu tugas dan fungsi. Bahkan pada setiap acara yang diselenggarakan juga pasti memberi keuntungan baik bagi mahasiswanya sendiri ataupun bagi beberapa kelompok saja. Oleh karenanya perlu ada kesinergisan diantara individu-individu mahasiswa untuk bisa menjadikan BEM sebagai alat untuk membangun bangsa, minimal dengan menyuarakan aspirasinya, memberikan gagasan sebagai solusi permasalahan negeri, dan paling penting adalah mengembalikan fungsi BEM yang lebih ideal, progresif, dan BERSATU.

Comments

  1. Wah bentar lagi ane jadi mahasiswa juga ni-___- penasaran sama lingkungan kampus gimana...
    Lagi blogroll ketemu blog ini, follback my blog ya sis :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. yoi, semoga masa2 awal perkuliahannya menyenangkan yes wkwk

      Delete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Acc

Doa

Pulang ngantor