July 2015
Entah kenapa Ramadhan kali ini tidak menyisakan perasaan
sedih di akhir kepergiannya. Hal itu yang malah menjadi bagian paling
menyedihkan. Di saat orang-orang lain memupuk pahala sebanyak-banyaknya. Aku malah
mengikis pahala tanpa sadar.
Terkadang aku berpikir bahwa ada dua hal vital yang
membuat manusia di bumi ini tidak bahagia. Yang pertama rasa ikhlas yang minim,
dan yang kedua rasa memiliki yang melewati batas.
Pernahkah kau berpikir bahwa di dalam hidup kita tidak hanya
memiliki pilihan A dan B saja? Bisa jadi ada pilihan C, atau mungkin AB, atau
BA, atau AC, ah tapi kukira tak cukup penting untuk menyusun abjad tersebut. Intinya
adalah dalam suatu peristiwa yang menuntut kita untuk memilih antara ya atau
tidak, sebenarnya pada hakikatnya tidak hanya terdapat dua pilihan.
Segalanya hanya soal bagaimana kau bisa ikhlas dengan
ketentuan yang ditakdirkan langit.
Bagaimana kau bisa bersyukur. Bagaimana kau
merasa cukup atas segalanya sehingga tidak ingin memiliki hal-hal yang belum
dimiliki atau yang sudah dimiliki secara berlebih.
Bahasanya pasti susah banget ya dimengerti. Tenang,
kesalahan bukan terdapat pada layar televisi anda. Kesalahan ada di saya. Emang saya yang selalu salaah, sayaa!!
(Maaf-maaf, terbawa suasana)
Oke lebih dan kurang seperti itu. Pesan terakhir saya,
belajar ikhlas, banyak-banyak bersyukur, dan semua yang kita miliki adalah
pinjaman semata, jangan terlalu merasa memiliki hehe
Semoga Allah meridhai setiap langkah kita, hari ini, esok,
selamanyaa kasih
Eh
Wassalamu’alaikum
Comments
Post a Comment